Blogger Widget
Assalamualaikum,,,Selamat Datang di Keluarga Hanifa

Jembatan hati Pak Sarmin

Posted by Unknown Kamis, 22 Agustus 2013 1 komentar
Bagikan Artikel Ini :
Dua orang saudara bertengkar hebat sebab warisan orang tua mereka. Sang abang marah dan akhirnya membuat parit yang lebar dan dalam antara rumahnya dan rumah sang adik. 
Hal ini dilakukannya untuk menjauhkannya selama-lamanya dari si adik. Ia tidak mau lagi bertegur sapa bahkan sudah menganggapnya bukan lagi bagian keluarga.


Melihat ini, sang adik “berang”. Hatinya panas. Tersungut-sungut ia merutuki sang abang di dalam hati. “Kalau dia buat sungai, aku akan buat pagar tembok yang tinggi. Biar sekalian saja tidak usah bertemu selamanya!” Begitulah kemarahan dan kebencian telah merasuki kedua kakak beradik tersebut.


Si adik memanggil orang kepercayaan almarhum orang tua mereka yang bernama Pak Sarmin. “Pak Sarmin, saya mau bapak bangunkan untuk saya tembok yang tinggi sepanjang rumah saya dan abang saya.” Ia memberikan sejumlah uang pada Pak Sarmin untuk mewujudkan cita-citanya tersebut. 

Akan tetapi, Pak Sarmin pembantu yang bijak. Ia bukannya membangun pagar tembok yang tinggi, malah ia bangunkan jembatan penghubung di parit yang dibuat sang abang. Melihat hal ini, sang abang merasa tersentuh hatinya. “Sungguh aku merasa malu pada adikku. Ternyata walau aku buat sungai untuk memutuskan silahturahim kami, tapi ia malah membuat jembatan untuk terus bisa bersaudara denganku!”


Singkat kisah, kedua abang beradik ini saling berpelukan dan merekatkan kembali tali kasih sayang antara keduanya. Tak lupa keduanya berterima kasih kepada Pak Sarmin dan berharap Pak Sarmin mau tetap tinggal di tengah-tengah mereka meski kedua orang tua mereka telah tiada. 
Namun Pak Sarmin menolak dan berkata: “saya harus pergi dan memperbaiki jembatan-jembatan hati yang lain.”*


Semoga kita termasuk orang yang membangun jembatan silahturahim antara kelompok atau dua orang saudara kita yang berjauhan bukan malah menyulut fitnah, sangka buruk dan kebencian.


TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGAN SAUDARA
Judul: Jembatan hati Pak Sarmin
Ditulis oleh Unknown
Rating Blog 5 dari 5
Semoga artikel ini bermanfaat bagi saudara. Jika ingin mengutip, baik itu sebagian atau keseluruhan dari isi artikel ini harap menyertakan link dofollow ke https://keluargahanifa.blogspot.com/2013/08/jembatan-hati-pak-sarmin_22.html. Terima kasih sudah singgah membaca artikel ini.

1 komentar:

Anonim mengatakan...

subhanallah, jembatan hati.

Posting Komentar