Hati-hati aliran sesat
Minggu, 21 Juli 2013
0
komentar
Kenapa
sekarang ini banyak sekali bermunculan aliran-aliran baru dalam Islam dan Bagaimana
kami sebagai masyarakat awam (di tengah semangat untuk beragama) dapat
menghindarkan diri dari aliran sesat?
Jawaban:
Munculnya
aliran-aliran dalam agama terjadi bukan hanya dalam Islam. Namun terjadi juga
pada semua agama. Munculnya aliran-aliran dalam agama juga terjadi sejak awal
munculnya agama. Akan tetapi mungkin karena saat ini dunia informasi telah
berkembang sangat pesat, maka kemunculan aliran-aliran tersebut dengan mudah
diketahui oleh masyarakat luas.
Penyebab
banyaknya aliran-aliran yang muncul dalam Islam adalah
kurangnya pemahaman agama terlebih lagi karena
lemahnya aqidah. Di samping itu munculnya aliran-aliran baru dalam Islam tidak
terlepas dari upaya orang-orang diluar Islam yang ingin menghancurkan Islam
dari dalam.
Agar terhindar dari aliran yang tidak benar, Rasulullah saw. bersabda, “Aku tinggalkan di tengah-tengah kalian dua hal, kalian tidak akan sesat jika berpegang teguh pada keduanya, yaitu Kitabullah (Al Qur’an) dan Sunnah (Hadits).”
Dari hadits ini jelaslah bahwa cara
agar terhindar dari kesesatan adalah berpegang teguh terhadap Al Qur’an dan
Hadits. Yaitu dengan mempelajarinya, lalu mengamalkannya. Abu Bakar Ash Shiddiq
ra. berkata, “Tidaklah aku biarkan satupun yang Rasulullah saw. amalkan kecuali aku mengamalkannya karena aku
takut jika meninggalkannya sedikit saja, aku akan menyimpang.” (HR. Bukhari dan Muslim). Secara ringkas, ada beberapa
tips yang dapat dilakukan agar seseorang terhindar dari pengaruh aliran sesat,
antara lain:
1. Mempelajari ilmu
agama. Selain karena hukumnya wajib, dengan mempelajari agama seseorang akan
mampu mengetahui ajaran-ajaran yang tidak sesuai dengan Islam namun disamarkan
seolah merupakan ajaran Islam. Hadirilah majelis-majelis ta’lim yang dibimbing
oleh ustadz yang terpercaya. Belilah buku, majalah, VCD atau MP3 yang berisi
kajian Islam ilmiah yang membahas Al Qur’an dan hadits di dalamnya. Namun
berhati-hatilah terhadap majelis-majelis ta’lim, buku, majalah atau VCD yang di
dalamnya jarang atau bahkan tidak membahas Al Qur’an dan Hadits, walaupun
isinya kelihatan baik
2. Kenali dan
pahami ciri-ciri aliran sesat
3. Sering bergaul
dengan ahlul ‘ilmi, yaitu orang-orang yang memiliki kapasitas ilmu agama yang
baik, atau orang-orang yang semangat menuntut ilmu agama
4. Jadilah insan
yang ilmiah, yang senantiasa melakukan sesuatu atas dasar yang kokoh
5. Taruhlah rasa
curiga bila menemukan sekelompok orang yang berdakwah Islam namun dengan cara
sembunyi-sembunyi dan takut diketahui orang banyak
6. Jangan ragu
untuk berkonsultasi dengan ulama atau ustadz yang terpercaya ketika menemukan
sebuah keganjilan dalam praktek beragama
7. Berdoa memohon
pertolongan Allah agar dihindarkan dari kesesatan dan dimantapkan dalam
kebenaran. Sebagaimana dicontohkan pula oleh Rasulullah shallallahu ’alaihi wa
sallam, beliau berdoa: Yaa muqollibal quluub, tsabbit qolbii ‘alaa diinik
. Artinya: “Ya Allah, Dzat Yang Membolak-balikan Hati, tetapkanlah hatiku pada
agama-Mu”. (HR. Muslim).
Wassalam, Maulana Andi Surya, Lc, MA
TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGAN SAUDARA
Judul: Hati-hati aliran sesat
Ditulis oleh Unknown
Rating Blog 5 dari 5
Semoga artikel ini bermanfaat bagi saudara. Jika ingin mengutip, baik itu sebagian atau keseluruhan dari isi artikel ini harap menyertakan link dofollow ke https://keluargahanifa.blogspot.com/2013/07/hati-hati-aliran-sesat_21.html. Terima kasih sudah singgah membaca artikel ini.Ditulis oleh Unknown
Rating Blog 5 dari 5

0 komentar:
Posting Komentar