Assalamualaikum,,,Selamat Datang di Keluarga Hanifa

keutamaan bagi orang tua yang anaknya menghafal serta mengamalkan Al-Qur’an

Posted by Unknown Selasa, 30 Juli 2013 0 komentar

عَن مُعَاذِنِ الجُهَنِيِ رَضَي اللٌهُ عَنَهُ قَالَ:قَالَ رَسُولُ اللٌه
صَلَي اللٌهَ عَلَيهِ وَسَلَمَ مَنَ قَرَأ القُرانَ وَعَمِلَ بِمَافِيهِ اُلُبِسَ
وَالِدَاهُ تَاجًا يَومَ القَيِامَةِ ضَووُهَ اَحسَنُ مِنُ ضَوءِ
 الشٌمسِ فيِ بُيُوُتِ الدٌنَيا فَمَا ظَنٌكُم بِالَذِيُ عَمِلَ بِهذ  
رواه احمد وابو داوود ووصححه الحاكم))


Dari Mu’adz al Juharni r.a. berkata bahwa Rasulullah saw. bersabda, “barangsiapa membaca al Qur’an dan mengamalkan apa yang terkandung di dalamnya, maka kedua orang tuanya akan dipakaikan mahkota pada hari Kiamat yang cahayanya lebih terang daripada cahaya matahari seandainya berada dirumah-rumah kalian di dunia ini. Maka bagaimana menurut perkiraan kalian mengenai orang yang mengamalkannya?” (Hr. Ahmad dan Abu Dawud)
 
Berkah dari membaca dan mengamalkan al Qur’an adalah orang tua si pembaca akan dipakaikan mahkota pada hari kiamat yang cahayanya melebihi cahaya matahari dalam hadis riwayat al-Hakim dalam Mustadraknya disebutkan:

“Siapa saja membaca al-Qur’an, mempelajarinya dan mengamalkannya, maka dipakaikan kepada kedua orangtuanya pada hari kiamat mahkota dari cahaya yang sinarnya bagaikan sinar matahari, dan dikenakan kepada kedua orangtuanya dua perhiasan yang nilainya tidak tertandingi oleh dunia. Keduanyapun bertanya, ‘Bagaimana dipakaikan kepada kami semuanya itu?’ Dijawab, ‘Karena anakmu telah membawa al-Qur’an.” (HR. Al-Hakim)  

Baca Selengkapnya ....

Dokumentasi kegiatan Rumah Fitrah

Posted by Unknown Selasa, 23 Juli 2013 0 komentar


Foto Bersama setelah selesai kegiatan "Buat Tempat Pensil dari Kain Flanel









Foto Bersama setelah selesai kegiatan "Buat Tempat Pensil dari Kain Flanel








 
Salah satu hasil dari siswa dalam kegiatan "Buat Tempat Pensil dari Kain Flanel"


Baca Selengkapnya ....

PAUD Rumah Fitrah

Posted by Unknown Senin, 22 Juli 2013 0 komentar

   Rumah Fitrah
             AL - BAITUL HANIF
                 Celebrate and keep the Fitra
- See more at: http://keluargahanifa.blogspot.com/2013/05/mengenal-lebih-dekatrumah-fitrah-al.html#sthash.HQm1ExKA.dpuf
Rumah Fitrah
             AL - BAITUL HANIF
                 Celebrate and keep the Fitrah
Rumah Fitrah
   Rumah Fitrah
             AL - BAITUL HANIF
                 Celebrate and keep the Fitra
- See more at: http://keluargahanifa.blogspot.com/2013/05/mengenal-lebih-dekatrumah-fitrah-al.html#sthash.HQm1ExKA.dpuf
   Rumah Fitrah
             AL - BAITUL HANIF
                 Celebrate and keep the Fitra
- See more at: http://keluargahanifa.blogspot.com/2013/05/mengenal-lebih-dekatrumah-fitrah-al.html#sthash.HQm1ExKA.dpuf

Mempersembahkan:

Laboratorium PAUD   al-Baitul Hanif 


CHARGING ISLAMIC BEHAVIOUR  TO  YOUNG MOSLEM


A. LANDASAN BERPIKIR
Anak-anak adalah pribadi yang bersih. Mereka layaknya kertas putih yang siap untuk diberi warna. Fitrah dasar yang masih suci ini, memungkinkan mereka   sangat mudah menyerap semua informasi terutama informasi yang berkaitan dengan al-Qur`an yang   suci. Maka usia kanak-kanak merupakan saat yang paling  mudah untuk menerapkan hapalan sekaligus menanamkan wawasan dan akhlak ke-Islaman. Dengan tidak melupakan sifat keceriaan dan keriangan yang ada pada setiap anak,  kami  mempersembahkan Lab. PAUD  al-Baitul Hanif dengan Kurikulum suplemen Tahfidz  al-Qur`an Plus Bahasa  Inggris.
 
B. KURIKULUM SUPLEMEN
   -Tahfidz  al-Qur`an
  Ayat-ayat tematik akhlak dengan metode hapalan  Husein Tabataba`i yang  mengandalkan   kecerdasan jamak,  membantu anak melaksanakan akhlak Islam.

-Bahasa Inggris
Aplikasi Bahasa Inggris harian membantu anak memasuki dunia global sejak dini.

C. KEUNIKAN PEMBELAJARAN
Secara umum, keunikan kelas kami adalah bahwa anak tidak akan dibebani dengan:
  • Seabrek pekerjaan rumah (PR)
  • Keharusan untuk pintar  calistung &
  • Baju seragam
 
D. PERSYARATAN
-  Usia 4,5 - 6 th
-  Berorientasi untuk menghapal  ayat-ayat al-Qur`an.
-  Komitmen untuk mengurangi  jadual anak menonton televisi  di rumah.
- Bersedia untuk tidak merayakan ulang tahun di sekolah.
- Persyaratan administrasi: 
mengisi fomulir, membayar infak awal, pasfoto 3x4= 3 lembar, 2x3=2 lembar, dan akta lahir santri 

E. WAKTU BELAJAR 
Senin- Jum`at         
Pagi     Pukul  08.00-10.00  

F. BIAYA 
    Infak Bulanan  : Rp. 35.000;
    Infak Awal       : Rp.125.000;

G. TEMPAT DAN WAKTU PENDAFTARAN
     Alamat :Jl. Balam, Gg. Ruhama No. 2  Sei   Sikambing B Medan


Contact Person  : -085262016951 (Bunda Ina)     -085262016953 (Ayah)


Pendaftaran       : sejak 15 Juli  2013 – 20 Agustus 2013
Kuota Santri      :20 orang
Mulai Sekolah   :26 Agustus 2013/    19 Syawal 1434 H


Baca Selengkapnya ....

Hati-hati aliran sesat

Posted by Unknown Minggu, 21 Juli 2013 0 komentar
Pertanyaan: 
Kenapa sekarang ini banyak sekali bermunculan aliran-aliran baru dalam Islam dan  Bagaimana kami sebagai masyarakat awam (di tengah semangat untuk beragama) dapat menghindarkan diri dari  aliran sesat?


Jawaban: Munculnya aliran-aliran dalam agama terjadi bukan hanya dalam Islam. Namun terjadi juga pada semua agama. Munculnya aliran-aliran dalam agama juga terjadi sejak awal munculnya agama. Akan tetapi mungkin karena saat ini dunia informasi telah berkembang sangat pesat, maka kemunculan aliran-aliran tersebut dengan mudah diketahui oleh masyarakat luas.

Penyebab banyaknya aliran-aliran yang muncul dalam Islam adalah kurangnya pemahaman agama terlebih lagi karena lemahnya aqidah. Di samping itu munculnya aliran-aliran baru dalam Islam tidak terlepas dari upaya orang-orang diluar Islam yang ingin menghancurkan Islam dari dalam.

Agar terhindar dari aliran yang tidak benar, Rasulullah saw. bersabda, “Aku tinggalkan di tengah-tengah kalian dua hal, kalian tidak akan sesat jika berpegang teguh pada keduanya, yaitu Kitabullah (Al Qur’an) dan Sunnah (Hadits).” 

Dari hadits ini jelaslah bahwa cara agar terhindar dari kesesatan adalah berpegang teguh terhadap Al Qur’an dan Hadits. Yaitu dengan mempelajarinya, lalu mengamalkannya. Abu Bakar Ash Shiddiq ra. berkata, “Tidaklah aku biarkan satupun yang Rasulullah saw.  amalkan kecuali aku mengamalkannya karena aku takut jika meninggalkannya sedikit saja, aku akan menyimpang.” (HR. Bukhari dan Muslim). Secara ringkas, ada beberapa tips yang dapat dilakukan agar seseorang terhindar dari pengaruh aliran sesat, antara lain:


1.  Mempelajari ilmu agama. Selain karena hukumnya wajib, dengan mempelajari agama seseorang akan mampu mengetahui ajaran-ajaran yang tidak sesuai dengan Islam namun disamarkan seolah merupakan ajaran Islam. Hadirilah majelis-majelis ta’lim yang dibimbing oleh ustadz yang terpercaya. Belilah buku, majalah, VCD atau MP3 yang berisi kajian Islam ilmiah yang membahas Al Qur’an dan hadits di dalamnya. Namun berhati-hatilah terhadap majelis-majelis ta’lim, buku, majalah atau VCD yang di dalamnya jarang atau bahkan tidak membahas Al Qur’an dan Hadits, walaupun isinya kelihatan baik
2.  Kenali dan pahami ciri-ciri aliran sesat
3. Sering bergaul dengan ahlul ‘ilmi, yaitu orang-orang yang memiliki kapasitas ilmu agama  yang baik, atau orang-orang yang semangat menuntut ilmu agama
4.  Jadilah insan yang ilmiah, yang senantiasa melakukan sesuatu atas dasar yang kokoh
5.  Taruhlah rasa curiga bila menemukan sekelompok orang yang berdakwah Islam namun dengan cara sembunyi-sembunyi dan takut diketahui orang banyak
6. Jangan ragu untuk berkonsultasi dengan ulama atau ustadz yang terpercaya ketika menemukan sebuah keganjilan dalam praktek beragama
7. Berdoa memohon pertolongan Allah agar dihindarkan dari kesesatan dan dimantapkan dalam kebenaran. Sebagaimana dicontohkan pula oleh Rasulullah shallallahu ’alaihi wa sallam, beliau berdoa: Yaa muqollibal quluub, tsabbit qolbii ‘alaa diinik . Artinya: “Ya Allah, Dzat Yang Membolak-balikan Hati, tetapkanlah hatiku pada agama-Mu”. (HR. Muslim).


 Wassalam, Maulana Andi Surya, Lc, MA


 


Baca Selengkapnya ....

IMAN yang Menakjubkan

Posted by Unknown 0 komentar
Seusai salat subuh, Rasulullah duduk menghadapi para sahabatnya. 

Beliau bertanya, "Tahukah kalian, siapa yang paling menakjubkan imannya?" 

Para sahabat menjawab, "Para malaikat."

 "Bagaimana para malaikat tidak beriman," ucap Rasulullah, 

"mereka adalah pelaksana-pelaksana perintah Allah. Pekerjaan mereka adalah melaksanakan amanah-Nya."

 "Kalau begitu, para Nabi, ya Rasulallah," berkata para sahabat. 

"Bagaimana para nabi tidak beriman; mereka menerima wahyu dari Allah," jawab Rasulullah.

 "Kalau begitu, kami; para sahabatmu," kata para sahabat. 

"Bagaimana kalian tidak beriman;kalian baru saja menyaksikan apa yang kalian saksikan," 

Rasulullah merujuk kepada mukjizat yang baru saja terjadi. 

Para sahabat bertanya: "Lalu, siapa yang paling menakjubkan imannya itu, ya Rasulullah?". 

Rasulullah menjawab, "Mereka adalah kaum yang datang sesudahku. . Mereka tidak pernah berjumpa denganku; tidak pernah melihatku. Tapi ketika mereka menemukan Al-Kitab terbuka di hadapan, mereka lalu mencintaiku dengan kecintaan yang luar biasa;sehingga sekiranya mereka harus mengorbankan seluruh hartanya agar bisa berjumpa denganku, mereka akan menjual seluruh hartanya." 

Hadis di atas dimuat dalam Tafsir Al-Dur Al-Mantsur, karya mufasir Jalaluddin Al-Syuyuti. Mudah-mudahan kita semua termasuk dalam kelompok ini; mereka yang tidak pernah bertemu dengan Rasulullah saw. tetapi mencintainya dengan sepenuh hati. Amin.**

*(Sumber:diunggah tanggal 19 Juli 2013 dari e-book KH. Jalaluddin Rahmad http://salga.xtgem.com)

Baca Selengkapnya ....

Menjawab Tantangan Kehidupan

Posted by Unknown 0 komentar
Oleh:

Drs. Burhanuddin, M.Ag


“Sungguh menakjubkan urusan seorang mukmin, semua urusannya baik baginyadan kebaikan itu tidak dimiliki kecuali oleh seorang mukmin. Apabila ia mendapat kesenangan ia bersyukur dan itulah yang terbaik untuknya. Dan apabila mendapat musibah ia bersabar dan itulahyang terbaik untuknya. (Shahih Muslim).



Hidup adalah tantangan

 Hidup adalah tantangan dan setiap problematikanya menjadi pekerjaan rumah yang harus dijawab secara elegan. Allah berfirman dalam Q,S.2:155;
               
Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar.
(QS: Al-Baqarah Ayat: 155) 
    

  
Menjawab Tantangan dengan Iman 

Iman merupakan landasan bagi seorang muslim untuk bergerak dan berkegiatan. Iman seperti air bagi telaga atau laksana ruh bagi jasad badani. Maka respon seorang mukmin ketika menghadapi masalah pastilah berbeda dengan yang tidak beriman. Hadis yang dikemukakan di awal jelas menggambarkan sikap orang beriman yang mengagumkan  dalam segala kondisi. 

Ada banyak kisah yang menggambarkan respon terpuji seorang mukmin tatkala dihadapkan padanya suatu masalah dan  satu di antaranya adalah kisah masyhur tentang seorang pedagang yang jujur. 

Ia berpesan kepada pramuniaganya untuk menyatakan cacat dari barang yang mereka jual. 

Namun ternyata pelayannya tersebut lupa saat seorang Yahudi membeli barang tersebut. 

Maka dengan tergopoh-gopoh beliau menyusul Yahudi itu untuk membatalkan jual-beli. Sang Yahudi menjadi terperangah akan kejujuran sang saudagar muslim dan akhirnya memeluk Islam. 

Iman bahkan menjadi tolak ukur seseorang dapat keluar dari masalahnya dengan sukses. Firman Allah dalam S. at-Thalaq:2-3


Barangsiapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan Mengadakan baginya jalan keluar. Dan memberinya rezki dari arah yang tiada disangka-sangkanya. dan Barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan yang (dikehendaki)Nya. Sesungguhnya Allah telah Mengadakan ketentuan bagi tiap-tiap sesuatu”.


 Oleh karena itu, iman yang tumbuh mengakar dalam sanubari dan mewarnai setiap langkah serta helaan napas seorang muslim, itulah iman yang benar yang mampu menghantarkan seseorang menjadi juara-juara kehidupan.


Kiat Sukses Orang Beriman

Q.S. al-Mukminun:1-6:
                
                 

                                                                                                                     
                                                                        
                                                                    


                                              Artinya:

1. Sesungguhnya beruntunglah orang-orang yang beriman
2. (yaitu) orang-orang yang khusyu' dalam sembahyangnya,
3. dan orang-orang yang menjauhkan diri dari (perbuatan dan perkataan) yang tiada   berguna,
4. dan orang-orang yang menunaikan zakat,
5. dan orang-orang yang menjaga kemaluannya,
6. kecuali terhadap isteri-isteri mereka atau budak yang mereka miliki, maka sesungguhnya mereka dalam hal ini tiada terceIa. . Maksudnya: budak-budak belian yang didapat dalam peperangan dengan orang kafir, bukan budak belian yang didapat di luar peperangan. Dalam peperangan dengan orang-orang kafir itu, wanita-wanita yang ditawan biasanya dibagi-bagikan kepada kaum Muslimin yang ikut dalam peperangan itu, dan kebiasan ini bukanlah suatu yang diwajibkan
            
Masalah yang disodorkan ke hadapan kita dapat berupa kekhawatiran (stress) akan suatu hal yang belum pasti, kemiskinan, kematian, penyakit, dan lain sebagainya.  Demikianpun sebaliknya; kelebihan harta, banyaknya keturunan, kehidupan dan kesehatanyang baik dapat menjadi ujian bagi seseorang. Bahkan seluruh bidang kehidupan manusia adalah tantangan untuk menguji manusia siapa yang terbaik amalnya.
 
Berikut adalah ciri-ciri orang beriman yang sukses dalam kehidupannya:


1. Khusu` dalam shalat. Hal ini ditandai dengan adanya kesesuaian antara perkataan dan perbuatan baik di dalam dan di luar shalat.


2. Terjaga lisannya dari pembicaraan yang sia-sia. Maka dalam menghadapi masalah, orang beriman senantiasa bersabar tanpa mengeluh.

3. Bersyukur dan salah satu perwujudan rasa syukur tersebut adalah dengan amal nyata yakni mengeluarkan infak dan zakat.

4. Menjaga diri dari fitnah syahwat yang menjerumuskan.

Demikianlah tulisan ringkas ini, semoga bermanfaat dan menambah keyakinan bahwa iman yang sepenggal ini mampu menyelamatkan kita keluar dari masalah-masalah kehidupan dunia dan akhirat.^^^
 


 

Baca Selengkapnya ....